Longsor Pandanarum Banjarnegara Timbun 20 Rumah, Ratusan Warga Mengungsi

- Penulis

Minggu, 16 November 2025 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi tanah longsor di Dukuh Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarun, Kabupaten Banjarnegara.

i

Kondisi tanah longsor di Dukuh Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarun, Kabupaten Banjarnegara.

BANJARNEGARA – Bencana longsor Pandanarum Banjarnegara terjadi di Dukuh Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, pada Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 15.45 WIB. Material longsor dilaporkan menimbun sedikitnya 20 rumah warga di sekitar lereng bukit desa tersebut.

Hingga Minggu malam, belum diketahui pasti jumlah korban jiwa akibat longsor. Namun, sejumlah laporan menyebutkan ada lima warga yang masih terjebak di rumah-rumah yang tertimbun material tanah. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian di lokasi bencana.

Baca Juga:  Bupati Amalia Resmikan Pasar Karangkobar Banjarnegara, Rampung Dibangun Pasca Kebakaran 2024

Camat Pandanarum, Agung Dwiantoko, mengatakan pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara dan unsur relawan telah berada di lokasi sejak sore untuk melakukan pendataan dan evakuasi warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami bersama BPBD sedang mendata rumah dan korban yang mungkin tertimbun longsor. Saat ini tim relawan juga terus melakukan pencarian di titik-titik yang tertimbun,” ujar Agung, Minggu malam.

Baca Juga:  Gladi Lapang Tsunami BPBD Purworejo, Uji Kesiapsiagaan Warga Pesisir

Selain 20 rumah yang tertimbun, sebanyak 120 kepala keluarga (KK) yang tinggal di empat RT di sekitar lokasi diminta mengosongkan rumah mereka karena kondisi tanah masih labil dan berpotensi longsor susulan.

“Mereka sudah dievakuasi ke tempat aman, seperti pendopo kecamatan dan rumah warga. Sebagian lainnya mencari tempat mengungsi sendiri karena tanah di sekitar masih bergerak,” kata Agung.

Penulis : Gujiih

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel banjarnegara.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Jembatan Gantung Luwung-Gumiwang Dimulai, Ditargetkan Rampung Akhir 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Banjarnegara Tegaskan Polri untuk Masyarakat
Terlilit Cicilan Motor, Pemuda Banjarnegara Jambret Mahasiswi di Jalan Sepi
Oknum Pengasuh Ponpes di Banjarnegara Cabuli Empat Santriwati
Pekan Inovasi dan Budaya Daerah Banjarnegara 2026 Resmi Dibuka, Padukan Teknologi dan Tradisi
Tanggul Irigasi Jebol di Banjarnegara, 161 Hektar Sawah Terancam Gagal Panen
Pemkab Banjarnegara dan Pengadilan Agama Teken Kerjasama, Perkuat Layanan Pascaperceraian
Banjarnegara Tetapkan 20 Ketua Posyandu dan Bunda Literasi Kecamatan

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 07:58 WIB

Pembangunan Jembatan Gantung Luwung-Gumiwang Dimulai, Ditargetkan Rampung Akhir 2026

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:04 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Banjarnegara Tegaskan Polri untuk Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:18 WIB

Terlilit Cicilan Motor, Pemuda Banjarnegara Jambret Mahasiswi di Jalan Sepi

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:09 WIB

Oknum Pengasuh Ponpes di Banjarnegara Cabuli Empat Santriwati

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:28 WIB

Pekan Inovasi dan Budaya Daerah Banjarnegara 2026 Resmi Dibuka, Padukan Teknologi dan Tradisi

Berita Terbaru

Polres Banjarnegara menggelar pers rilis kasus pencabulan terhadap santriwati.

Banjarnegara

Oknum Pengasuh Ponpes di Banjarnegara Cabuli Empat Santriwati

Rabu, 1 Jul 2026 - 07:09 WIB