“Alhamdulillah, berkah tahun baru. Masyarakat senang, pedagang juga senang. Lebih baik ada kegiatan seperti ini daripada hanya pesta kembang api,” katanya.
Tak hanya produk UMKM, promosi desa wisata juga mendapat ruang. Supri, pengelola wisata dari Desa Dawuhan, Kecamatan Wanayasa, mengaku kuliner khas Bubur Srintil yang dibawanya berhasil menarik ratusan pengunjung.
“Pasar rakyat cukup efektif untuk mengenalkan potensi desa kepada masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penjabat Sekda Banjarnegara, Tursiman, menjelaskan bahwa nilai transaksi Rp567 juta tersebut berasal dari pencatatan resmi di area stan.
“Angka ini belum termasuk pedagang di sekitar alun-alun. Artinya, dampak ekonominya lebih luas,” jelasnya.
Pemkab Banjarnegara berharap Pasar Rakyat bisa menjadi agenda rutin tahunan sebagai sarana promosi, pemberdayaan UMKM, dan penguatan ekonomi masyarakat.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: Pemkab Banjarnegara
Halaman : 1 2
















