Pembangunan Pasar Karangkobar Banjarnegara dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Amalia Desiana dan Wakil Bupati Wakhid Jumali pada Juni 2025.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banjarnegara, Yusuf Winarsono menjelaskan, bahwa pembangunan dilakukan selama 150 hari kalender, terhitung sejak 6 Mei hingga 6 Oktober 2025.
“Seluruh proses pekerjaan selesai tepat waktu dan sesuai spesifikasi. Hasil akhir sudah memenuhi ketentuan teknis,” jelas Yusuf.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bangunan baru Pasar Karangkobar Banjarnegara kini memiliki total 691 unit los dan kios yang seluruhnya telah ditempati kembali oleh pedagang. Pemerintah daerah menyebut, desain pasar mengutamakan sirkulasi udara, kebersihan, serta keamanan bangunan agar bisa bertahan lebih lama.
Data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Banjarnegara menunjukkan, keberadaan Pasar Karangkobar Banjarnegara berperan penting dalam perputaran ekonomi masyarakat wilayah atas. Sebelum kebakaran 2024, transaksi harian di pasar ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp 500 juta, dengan sekitar 700 pedagang aktif.
Dengan beroperasinya kembali pasar rakyat tersebut, pemerintah daerah berharap kegiatan ekonomi warga bisa pulih, menekan pengangguran sektoral, serta meningkatkan peran Karangkobar sebagai pusat distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok di daerah pegunungan Banjarnegara.
Editor : A. Nandar

















