“Peran NU sangat dibutuhkan dalam menanamkan nilai modernisasi beragama, memperkuat persatuan serta membimbing generasi muda agar berakhlak mulia dan cinta tanah air,” tegasnya.
Ketua PCNU Banjarnegara, Zahid Khasani, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kedekatan NU dengan masyarakat yang tertimpa musibah.
“Ini adalah tradisi NU mendekatkan diri pada sohibul musibah. Musibah tidak ada yang tahu, bagaimanapun NU harus hadir secara fisik maupun non-fisik, berkontribusi secara nyata, baik dalam urusan dunia maupun akhirat,” jelasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara dimulai dengan pembacaan tahlil dan surat Yasin, dilanjutkan doa bersama, dan ditutup dengan tausiyah oleh Katib ‘Aam PBNU, KH Ahmad Said Asrori. Kegiatan ini menjadi simbol solidaritas spiritual dan sosial NU dalam mendampingi masyarakat yang sedang berduka.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: Pemkab Banjarnegara
Halaman : 1 2

















